
Inews Puruk Cahu – Festival Literasi Harati digelar untuk meningkatkan kemampuan generasi muda di Kabupaten Pulang Pisau dalam memilah dan memahami informasi secara bijak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital di tengah derasnya arus informasi di era media sosial.
Para peserta, yang didominasi pelajar dan remaja, diberikan pemahaman tentang cara mengenali informasi yang benar, hoaks, serta pentingnya berpikir kritis.
Edukasi Hadapi Tantangan Era Digital
Dalam festival ini, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai tantangan dunia digital, termasuk penyebaran berita palsu dan informasi menyesatkan. Narasumber menekankan pentingnya verifikasi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.
Hal ini dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Puncak arus mudik di Bandara Iskandar Pangkalan Bun terbangkan 2.600 penumpang
Peran Sekolah dan Komunitas Literasi
Sekolah dan komunitas literasi turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Mereka memberikan pendampingan serta materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pelajar saat ini.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan di Pulang Pisau.
Bangun Generasi Kritis dan Cerdas
Festival Literasi Harati tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung dalam menganalisis informasi. Peserta diajak berdiskusi dan menguji berbagai contoh berita untuk melatih kemampuan berpikir kritis.
Dengan pendekatan ini, diharapkan generasi muda menjadi lebih cerdas, kritis, dan tidak mudah terpengaruh informasi palsu.
Harapan Berkelanjutan
Pemerintah daerah dan penyelenggara berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Literasi yang kuat diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya saing di era digital.














